Program Pembinaan Seni Budaya: Menghidupkan Kembali Semangat Berkesenian di Sekolah Binaan YPA

Suasana penuh semangat dan kreativitas terasa sepanjang pelaksanaan Program Pembinaan Seni Budaya Yayasan Pendidikan Astra (YPA) yang berlangsung selama lima hari, 27–31 Januari 2025. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi guru-guru seni dari jenjang SD hingga SMP–SMAK untuk saling berbagi, bereksplorasi, dan memperdalam pemahaman tentang seni budaya berbasis kearifan lokal.

Guru-guru seni dari SD Kembur, SD Peot, SD Golo Cigir, SDI Kontandora, SD Lindi Tanggo, SD Cepi Watu, SMPN 1 Borong, SMPN 11 Borong, SMPN 13 Borong, SMPN 18 Borong, dan SMKN 1 Borong mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Selama kegiatan, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik musik tradisional dan penciptaan tari kreasi tradisional.

Pelatihan ini dibimbing oleh para narasumber yang berpengalaman di bidangnya. Berto Manti, Serly Gaut, Din Bumi, dan Linda Jeminu mendampingi peserta pada materi tari, sementara Felix Edon, Hiro Dale, Robert Saf, dan Handry Latu membimbing penguatan musik tradisional. Interaksi yang cair antara narasumber dan peserta membuat suasana pelatihan terasa hidup dan inspiratif.

Menurut Felix Edon, kegiatan ini menjadi momen penting bagi guru seni untuk kembali meneguhkan perannya sebagai penjaga dan penerus budaya daerah. Ia menekankan bahwa pembelajaran seni di sekolah seharusnya tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga menanamkan nilai dan rasa bangga terhadap budaya sendiri.

Hal senada disampaikan Ibu Tilda, guru dari SMPN 11 Borong, yang merasakan langsung manfaat pelatihan ini. Ia mengaku mendapatkan banyak ide baru dan motivasi untuk membimbing siswa agar lebih mencintai musik tradisional dan tari kreasi di sekolah.

Melalui Program Pembinaan Seni Budaya ini, YPA berharap semangat berkesenian terus tumbuh di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya lokal melalui pendidikan.

Tags: No tags

Comments are closed.